TechSumahttps://techsuma.id/
Digital Marketer yang punya hobi review Gadget. Kunjungi juga channel youtubenya di https://youtube.com/c/TechSuma

Review Samsung A9 2018 Setelah Turun Harga di 2019!

Beberapa waktu yang lalu saya tertarik meng-unboxing Samsung A9 2018 (simak video dibawah) karena udah turun harga. Karena permintaan dari viewers video yang berminat dengan reviewnya, saya akan coba bagikan pengalaman setelah memakai Samsung A9 selama 2 minggu di 2019.

Samsung A9 awal rilis di harga Rp 7.999.000 dan saat ini kalian udah bisa dapetin di marketplace kisaran Rp 3,7-4 juta. Untuk link pembelian bisa kalian cek disini.

Samsung A9 2018 varian Lemonade Blue

Ulasan tiap Aspek dari Samsung A9 2018

Seperti biasa kita mulai dari aspek fisik, untuk desain varian Lemonade Blue yang saya gunakan punya warna gradasi hijau ke biru yg cukup eye catching tapi nggak sampai terkesan norak. Bagian yang rada mencolok dari desain ini saat awal perilisannya tentunya adalah empat kamera berjejer vertikal karena saat itu mayoritas smartphone pakai dua kamera, beda halnya dengan 2019 dimana empat kamera menjadi hal yang biasa. Well,,, soal kamera ini kita skip dulu dan kita lanjut ke build quality.

Lihat juga: Review iPhone 7 di 2020!

Samsung A9 kerasa solid di tangan karena udah pakai frame aluminium dan back cover kaca yang dilapisi Corning Gorilla Glass 5. Overall untuk fisik bagi saya sudah OK dan tidak ada kekurangan berarti pada Samsung A9. Untuk problem tangkapan sinyal yang dihadapi kebanyakan seri A Samsung yang rilis 2019 belum saya temui di A9, selain itu pada frame terdapat garis antena yang bisa membantu penangkapan sinyal.

Next soal layar, Samsung A9 punya layar berukuran 6.3 inchi fullHD plus dengan panel Super Amoled. Yang saya bandingkan sekilas, kualitas dan temperatur warna A9 ini serupa dgn A8 Star, lebih ke arah cool atau kebiruan dibanding sesama Samsung yaitu A50 yang warnanya lebih ke warm. Untuk layar juga kerasa lega, tapi karena punya bezel di atas bawah, bodi Samsung A9 barangkali bakal kebesaran buat sebagian orang.

Next lanjut ke sisi performa, Dimana Samsung A9 nggak pakai chipset Exynos tapi Snapdragon 660, RAM 6 gigabyte dan internal 128 gigabyte. Untuk performa sehari-hari tentunya udah lancar dan sesuai ekspektasi kita dengan Snapdragon 660 ditambah RAM 6 giga yang udh cukup buat multitasking.
Barangkali sisi chipset ini salah satu yang bikin harganya lumayan terjun bebas dari awalnya 8 juta ke hampir setengahnya karena di 2019, HP 2 jutaan pun udah banyak yang pakai SD 660 dan kerasa aneh aja kalau HP yang harga awal 8 juta masih pakai chipset kelas mid level.

Untuk test gaming saya coba 2 game yaitu Pro evolution soccer (PES) 2019 dan PUBG mobile. Untuk PES 2019 masih bisa dimainkan di settingan grafik Standard dan 60 fps, tapi baru kerasa lancar kalau kita turunkan ke grafik low dan 60 fps. Sedangkan untuk PUBG mobile dapat dijalankan cukup lancar di settingan HD dan high frame rate. Untuk suhu setelah bermain game berat selama 30 menit kerasa lumayan panas dan bisa nyentuh 41- 42 derajat.

Untuk ketahanan baterai sendiri pada game HD seperti PUBG mobile kisaran 4 jam, dan untuk pemakaian normal sehari-hari tersisa 20-30% di akhir hari, dengan screen on time (SOT) rata-rata 5-6 jam. Untuk kecepatan charging juga cukup standar, dari 0-100% butuh waktu sekitar 2 jam 15 menit.

Fitur dari Samsung A9 termasuk masih standar Samsung kelas mid-range, dimana A9 udah dilengkapi NFC. Mengenai One UI saya nggak akan bahas detail lagi ya, karena udah sering saya bahas di kesempatan lain dan kalian bisa simak video fitur terbaik One UI.

Oya ada satu fitur menarik juga dari One UI dimana kita bisa memindahkan aplikasi dan game ke external storage, jadi lumayan menghemat kapasitas internal. Tapi perlu diingat bahwa tidak semua MicroSD external support penyimpanan gaming ya, salah satu yang support dan saya rekomendasikan adalah SanDisk Extreme MicroSD yang video testnya bisa kalian simak disini.

Review + Sampel Kamera Samsung A9 2018

So sejauh ini utk Samsung A9, smartphone ini punya desain yang OK, build quality yang solid, user experience dan fitur yang udah ok juga, kemudian ketahanan baterai yang masih memadai, tapi chipset yang agak dibawah standar. Dan gimana soal kamera yang awalnya dijadikan fitur andalan dan berjumlah empat buah ini?

Buat saya ini malah jadi kekurangan ya dan salah satu sebab utama kenapa harganya cepat drop. Samsung A9 punya formasi empat kamera belakang yaitu kamera utama 24 mp, wide angle 10 mp, depth sensor 5 MP ditambah telephoto 10 MP.

Setelah mencoba Samsung A9 saya jadi menemui beberapa kelemahan di sisi kameranya, untuk jumlah kamera memang kerasa lengkap banget tapi dari sayangnya sisi kualitas kurang lebih setara dengan Samsung A7 (2018) yang harganya jauh lebih murah dan rasa-rasanya untuk lensa keempat yaitu telephoto hanya nice to have dan jarang kepake. Untuk kondisi daylight, warna yang dihasilkan cenderung natural tapi untuk tingkat detail kerasa biasa aja.

Berikut adalah beberapa contoh perbandingan hasil foto antara lensa utama, utrawide dan telephoto. Untuk telephoto, hasilnya memang jauh lebih baik dan tajam dibanding lensa utama, dan mungkin berguna buat sebagian orang yang sering ambil foto jarak jauh

Sisi Dynamic range masih lumayan dan bisa ngimbangin kualitas kamera S8 plus utk kondisi daylight.

Kualitas foto dari lensa tele ini juga hanya sedikit lebih baik klo kita compare dengan kamera normal yg di zoom 2x:

Tapi walaupun begitu, hasil foto dari Samsung A9 bakal cocok buat kalian yang suka warna natural dan minim post-processing, dan hasil kamera selfie juga punya warna yang natural tapi sayangnya kurang dari sisi detail.
Untuk sisi video Samsung A9 juga udh dilengkapi stabilization dan contoh perekaman videonya sekaligus perbandingan sekilas dengan Samsung s8 plus bisa kalian simak di review versi video. Oya satu kekurangan minor lagi pada kamera adalah shutternya yang sering lambat terutama di kondisi lowlight.

Kesimpulan: Apakah Samsung A9 Worth It di 2019?

Dan kita sampai pada kesimpulan, sebetulnya kalau kalian pengen cari Samsung A9 karena sisi kamera saya rasa agak kurang pas karena dari sisi kualitas kameranya termasuk biasa aja. Tapi kalau kalian cari smartphone dgn UI dan display terbaik di kelasnya, desain tanpa notch, build quality solid dengan back cover kaca + frame aluminium, support NFC, baterai yang bisa bertahan seharian, serta internal storage 128 giga dan tentunya budjet 4 juta saya rasa Samsung A9 masih worth it buat dimiliki.

Demikian review Samsung A9 di tahun 2019 dan mudah-mudahan berguna buat kalian. Kalau kalian ada pertanyaan atau pendapat lainnya soal Samsung A9 2018, silakan masukan pada kolom komentar dibawah ini. Jangan lupa jika berminat membeli Smasung A9 untuk link pembelian bisa kalian cek disini.

Akhir kata, thanks for reading and see you next time!

Lihat juga video lengkapnya:

KESIMPULAN

Samsung A9 2018 punya fitur-fitur yang solid ditambah internal storage 128 giga, tapi kualitas empat kamera yang biasa saja dan sudah turun harga ke kisaran Rp 4 juta.

Artikel Terbaru

Samsung S7 Edge di 2020? Ini Dia 4 Alasannya!

2019 menjadi tahun dimana smartphone dengan harga murah dan banyak fitur mulai menunjukkan eksistensinya. Mulai dari merk yang sudah kita kenal lama...

Unboxing Pocophone F1 di 2020! Harga Berapa?? (Video)

Hai Guys, kali ini saya nyobain beli dan unboxing Pocophone F1 Varian Steel Blue 6 / 128 di marketplace! Pocophone F1 dan...

Realme XT Sebagai Daily Driver, Apakah Bagus?

Kembali lagi bersama TechSuma. Kali ini, saya bakal bahas realme XT yang udah saya pake selama hampir satu bulan. Sebagai daily driver,...

Ingin Coba Mobile Photography? Ini Tips dan Triknya!

Mobile Photography adalah kegiatan yang mudah dilakukan oleh siapa saja. Hanya membutuhkan smartphone yang memiliki kamera, dan anda sudah dapat mengambil objek tertentu. Akan...

Honor 9X Tanggal Rilis di India Terkuak!

Meskipun sudah tidak menjual smartphone di Indonesia, Honor ternyata masih memiliki pangsa pasar yang kuat di luar negeri. Salah satunya adalah India,...

Dapatkan info terbaru via email!

Review Gadget!

Realme XT Sebagai Daily Driver, Apakah Bagus?

Kembali lagi bersama TechSuma. Kali ini, saya bakal bahas realme XT yang udah saya pake selama hampir satu bulan. Sebagai daily driver,...

Samsung Galaxy Note 8, Cocok Untuk Para Pemburu Fitur

Setelah beberapa minggu yang lalu tim TechSuma membahas mengenai Samsung Note 9, sekarang kami akan membahas saudaranya yang memiliki penampilan sedikit berbeda,...

Redmi 7A Review, Ada Harga Ada Rupa

Redmi 7A, salah satu produk Xiaomi di Indonesia yang berhasil menyasar banyak konsumen. Memiliki harga yang tidak terlalu mahal dan cocok bagi...

Samsung S8 Plus di 2019, Masih Layak Beli?

Samsung S8 Plus menjadi salah satu produk Samsung di Indonesia yang masih ramai digunakan. Diluncurkan pada 2017 lalu dengan harga yang cukup...

Mencoba Samsung Note 9 di 2019, Hasilnya?

Samsung Note 9 dikenal akan model yang elegan, keren, dan premium. Ponsel ini tetap bertahan meskipun model ponsel beberapa bulan ke belakang...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here